Advertisement
Pekanbaru
Beranda » Berita » Dilantik Menteri Agama, Prof Leny Nofianti Jadi Perempuan Pertama Jabat Rektor UIN Suska Riau

Dilantik Menteri Agama, Prof Leny Nofianti Jadi Perempuan Pertama Jabat Rektor UIN Suska Riau

Foto/Dok. Prof. Dr. Leny Nofianti, MS, SE, MSi, Ak, CA resmi terpilih sebagai Rektor UIN Suska Riau untuk periode 2025–2029

Profil Prof. Dr. Leny Nofianti

Prof. Dr. Leny Nofianti merupakan Guru Besar dalam Bidang Ilmu Akuntansi. Ia merupakan kelahiran Sungai Salak, 12 November 1975. Ia menyandang gelar profesor di usia yang tergolong muda yaitu 44 tahun.

Anak ke sembilan dari sepuluh bersaudara ini merupakan anak dari almarhum Mustafa Jalal, yang pada masa itu menjadi Kepala Kantor Departemen P dan K Gaung Anak Serka di Teluk Pinang.

Kebakaran Hebat Kantor Camat Enok Indragiri Hilir Ludes Terbakar

Prof. Dr. Leny Nofianti pernah mengenyam pendidikan di SMU 8 Pekanbaru, S1 jurusan Akuntansi Universitas Riau, S2 di Universitas Padjadjaran dan meraih gelar Doktor di kampus yang sama di Universitas Padjadjaran pada tahun 2008.

Di UIN Suska Riau Leny pernah menjabat sebagai Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial.

Prof Leny dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Akuntansi pada Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial pada 1 Februari 2020. Dalam pidato pengukuhannya yang berjudul: Islamic Governance dalam Meningkatkan Kinerja Perbankan Syariah, Leny Nofianti menyampaikan, ajaran Islam menjadi referensi dalam penerapan Islamic Governance di dunia.

Ia menyebut ada prinsip-prinsip yang perlu dimasukkan dalam Islamic governance dan dapat membantu penerapan tata kelola yang baik pada perusahaan syariah serta menjadi referensi dalam industri perbankan syariah.

UMKM Expo dan Pameran Ekonomi Kreatif Resmi Dibuka, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Inhil

Ajaran itu antara lain, Siddiq (honesty), amanah (fulfillment of trust), tabligh (transparency and openness), fathonah (intelligence), tawazun (balance), mas’uliyah (accountability), akhlaq (moral and integrity), a’dalah (justice), hurriyah (independence and responsible freedom), ihsaan (profeslsional), wasathan (fairness), ghirah (spirit/passion), idarah (management), khilafah (leadership), aqidah (trust and confidence), ijabiyah (positive thinking), raqabah (supervision), itqan (continues improvement), dan zuhud (no worldliness).

Laman: 1 2

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement