Simbol Sejarah dan Dukungan terhadap Kemerdekaan RI
Mahkota Kesultanan Siak merupakan salah satu artefak kerajaan Melayu paling berharga di Indonesia. Dibuat pada abad ke-19, mahkota ini memiliki berat 1.803,3 gram, dengan diameter 33 sentimeter dan tinggi 27 sentimeter. Mahkota tersebut terbuat dari emas, dan dihiasi berlian, rubi, zamrud, serta mutiara.
Mahkota ini dibawa ke Jakarta pada tahun 1945, saat Sultan Syarif Kasim II menyerahkan simbol-simbol kebesaran kerajaan kepada pemerintah Republik Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap kemerdekaan. Selain itu, Sultan juga menyumbangkan dana sebesar satu juta gulden kepada negara yang baru merdeka.
“Ini bukan sekadar pameran benda bersejarah, tapi juga momen mengenang kontribusi besar Kesultanan Siak terhadap berdirinya Republik Indonesia,” tutur Roni.
Momen Menguatkan Identitas Budaya Melayu
Pemerintah Provinsi Riau berharap kehadiran mahkota dan benda pusaka lainnya bisa membangkitkan kembali kesadaran sejarah, serta memperkuat jati diri masyarakat Melayu Riau terhadap akar budaya dan tradisi yang telah lama menjadi bagian dari peradaban daerah.
Pameran ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi edukasi budaya sekaligus wisata sejarah bagi masyarakat Riau, khususnya generasi muda.


Komentar